Skip to main content

Visi Dan Misi UNTIRTA



Visi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

1)  Maju
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting demi kemajuan sebuah Negara, serta dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat sehingga dapat menghasilkan tenaga ahli yang handal dan terdidik dalam bidangnya.
2)     Bermutu
Memberikan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan belajar seoptimal mungkin. Dengan mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan yang berkualitas dan daya saing tinggi di bidangnya.
3)     Berkarakter dalam kebersamaan
Membentuk para mahasiswa untuk secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.
Adapun dalam kaitanya dengan filosofis pendidikan maju disini dapat dikatakan sebagai progres yaitu kemajuan atau dapat dinamakan Progresivisme. Selanjutnya bermutu terkait dengan kuantitas, ideal atau dapat dikatakan sebagai aliran idealisme. Dan yang terakhir adalah berkarakter dalam kebersamaan dalam hal ini terkait dengan aliran eksistensialisme. Berikut diuraikan penjelasan mengenai ketiga aliran tersebut dapat di lihat pada tulisan saya selanjutnya.
Misi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
a.   Menyelenggarakan pendidikan tinggi dengan kualitas terbaik dan relevan dengan kebutuhan mayarakat masa kini dan mendatang
b.  Meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan lainnya dalam melaksanakan berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhan stakeholders
c.  Membangun dan mengembangkan jaringan kerja (networking) untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dan kerjasama
d.  Membangu dan mengembangkan sistem manajemen mutu menuju efisiensi dan profesionalitas
e.  Megembangkan sistem teknologi informasi (STI) yang dapat memacu terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, mandiri, kreatif, inovatif, dan kompetitif
f.   Meningkatkan tanggung jawab sosial Universitas Sultan Ageng Tirtayasa bersama pemerintah daerah membawa modernisasi dan memelihara nilai luhur (Banten).

Tujuan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
a.   Menyiapkan dan menghasilkan tenaga ahli yang berkemampuan akademik, profesi, atau vokasi yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, kompetitif, mandiri dan manjadi warga negara demokratis, serta bertanggungjawab untuk kelangsungan hidup bangsa dan negara Republik Indonesia
b.  Mengembangkan Untirtaa sebagai pusat unggulan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kemaslahatan umat manusia.


Comments

Popular posts from this blog

Hubungan Epistemologi, Metodologi, Dan Metode Ilmiah

Hubungan Epistemologi, Metodologi, Dan Metode Ilmiah Metode ilmiah berperan dalam tataran transformasi dari wujud pengetahuan menuju ilmu pengetahuan. Bisa tidaknya pengetahuan menjadi ilmu pengetahuan yang bergantung pada metode ilmiah, karena metode ilmiah menjadi standar untuk menilai dan mengukur kelayakan suatu ilmu pengetahuan. Sesuatu fenomena pengetahuan logis, tetapi tidak empiris, juga tidak termasuk dalam ilmu pengetahuan, melainkan termasuk wilayah filsafat. Dengan demikian metode ilmiah selalu disokong oleh dua pilar pengetahuan, yaitu rasio dan fakta secara integratif. Metode merupakan suatu prosedur atau cara mengetahui sesuatu yang mempunyai langkah-langkah yang sistematis (Senn, 2002). Sedangkan metodologi merupakan suatu pengkajian dalam mempelajari peraturan dalam metode tersebut. Secara sederhana dapat dikatakan, bahwa metodologi adalah ilmu tentang metode atau ilmu yang mempelajari prosedur atau cara-cara mengetahui sesuatu. Jika metode merupakan prosedur ...

Apakah Perbedaan Antara Logika Dan Instink

Apakah Perbedaan Antara Logika Dan Instink Naluri sudah mendarah daging dalam diri kita, itu adalah rasa bawaan dibangun ke kode genetik kita melewati sepanjang ribuan tahun evolusi dan seterusnya untuk tujuan bertahan hidup. Kita secara naluriah mencari kesenangan, menghindari rasa sakit, dan menghemat energi. Segala sesuatu yang lain di dalam manusia adalah unik. Alasan adalah proses berpikir logis dan rasional membangun dunia kita. Kita dapat membedakan antara akal dan naluri karena dalam banyak hal mereka tidak sepenuhnya sama. Tentu saja ada alasan mengapa filsuf dan ilmuwan telah begitu terpesona sepenuhnya dengan alasan, dan itu berjalan lebih jauh daripada kesadaran. Persepsi ini ditelusuri kembali ke Yunani Kuno, untuk Socrates, Plato, dan Aristoteles, untuk beberapa nama (meskipun ada banyak lagi).   Mereka percaya insting harus dijinakkan oleh akal.   Alasan adalah mekanisme untuk memastikan bahwa naluri kita tidak bertindak tidak rasional, karena jika na...

Penjelajahan Ilmu dan Batas-Batasnya

Penjelajahan Ilmu dan Batas-Batasnya Surajiyo mengatakan, batas penjelajahan ilmu yaitu ketika manusia berhenti berpikir untuk mencari pengetahuan, sehingga jika manusia memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti dibatas pengalaman manusia. Ilmu membatasi lingkup penjelajahannya pada batas pengalaman manusia juga disebabkan metode yang digunakan dalam menyusun yang telah teruji secara empiris. Ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti pada batas pengalaman manusia. Ilmu hanya merupakan salah satu pengetahuan dari sekian banyak pengetahuan yang mencoba menelaah kehidupan dalam batas ontologis tertentu. Penetapan lingkup batas penelaah keilmuan yang bersifat empiris ini, konsisten dengan asas epistimologi keilmuan mensyaratkan adanya verifikasi secara empiris dalam proses penemuan dan penyusunan pernyataan yang bersifat benar secara ilmiah. Jadi, ilmu tidak mempelajari masalah surga dan neraka dan juga tidak mempelajari sebab musabab k...