Pendidikan Sebagai komunikasi dan Dialog
Pendidikan bukan transfer
pengetahuan, tetapi perjumpaan subjek-subjek dalam dialog dalam pencarian
signifikasi objek dari proses mengetahui dan berpikir. Dalam komunikasi yang
beroperasi melalui kata-kata, relasi pemikiran bahasa-konsteks atau realitas
tidak dapat terputus. Tidak ada pemikiran yang tidak memiliki sesuatu acuan ke
realitas dan secara langsung atau tidak langsung dipengaruhi oleh realitas.
Karena itu bahasa yang mengekspresikan pemikiran ini tentu saja memperlihatkan
pengaruh ini juga.
Komunikasi tidak dapat direduksi
menjadi komunikasi yang efisien yang mempersyaratkan subjek-subjek dalam dialog
dan mengarahkan diri untuk “masuk kedalam” objek yang sama. Ia mempersyaratkan
bahwa mereka mengekspresikannya dengan sarana tanda-tanda linguistik yang
termasuk ke dalam semesta linguistik yang sama bagi kedua pihak agar mereka
dapat memiliki sebuah pemahaman yang sama tentang objek komunikasi.
Tidak ada komunikasi, jika
pemahaman makna (signifikasi) bagi subjek-subjek dalam dialog. Jika tanda tidak
memiliki makna yang sama (signifikasi) bagi subjek-subjek dalam komunikasi,
komunikasi berhenti untuk terjadi karena kekurangan pemahaman yang esensial.
Sumber
Kesuma, Dharma & Teguh Ibrahim. 2016. Struktur Fundamental Pendagogik:
Membedah Pemikiran Paulo Freire. Bandung:
PT Refika Aditama.
Comments
Post a Comment